Pemahaman Penting Menggunakan Instagram untuk Bisnis

Menggunakan Instagram untuk Bisnis – Memasuki era digital, bisnis pun banyak memanfaatkan media digital untuk memperluas jaringan. Salah satu yang banyak digunakan yaitu Instagram. Terdapat beberapa dasar pemahaman penting menggunakan Instagram untuk bisnis yang perlu Anda ketahui.

Terdapat fitur bussines account yang secara khusus disajikan untuk para pelaku usaha. Melalui fitur tersebut, tepatnya dari para pengiklan Intstagram Ads, Anda memiliki peluang untuk meraih profit. Namun, berdasar pada riset pakar media management, masih banyak ditemukan pelaku bisnis yang bingung dalam memanfaatkan sosial media untuk berbisnis.

Hal ini perlu ditemukan solusi yang tepat, sehingga para pelaku bisa mengepakkan sayapnya melalui media sosial. Berbagai dasar serta mindset dalam media digital marketing ini perlu Anda pahami sebaik mungkin. Selanjutnya, Anda pun bisa membuat bisnis lebih berkembang.

Awali dengan Memahami Pengguna Instagram

Media sosial Instagram memiliki banyak pengguna. Di Indonesia pun, penggunanya mencapai 57 juta, 1 % saja sudah merangkul 570.000 pengguna. Memahami pengguna menjadi salah satu langkah untuk mengetahui target secara tepat. Selain itu, Anda juga bisa menemukan peluang untuk bisa mempromosikan bisnis yang dilakukan.

Memahami Pengguna Instagram

Berdasar riset, 70% pengguna nongkrong di Instagram untuk melihat update-an teman, artis hingga tokoh yang difavoritkan. Lalu, 20% pengguna lainnya melakukan aktifitas follow, like & comment pada beberapa akun dengan followers banyak. Hal ini biasanya dilakukan pelaku usaha yang sedang membangun bisnisnya melalui Instagram.

Selain itu, terdapat 5% pengguna yang mencari tahu informasi suatu brand tertentu yang akan dibelinya. 3% pengguna menyibukkan dirinya untuk mencari produk atau pun jasa tertentu pada suatu hastag. Lalu, 2% lainnya spontan membeli setelah scrolling timeline. Untuk pemula, yang ingin mengembangkan bisnisnya melalui Instagram, maka pengguna 3% dan 2% cukup potensial untuk dijadikan peluang.

1. Mengenal Demografi Pengguna Instagram

Manfaatkan ilmu demografi untuk bisa membidik target secara tepat. Pengguna Instagram terdiri dari  beberapa kategori yang terdiri dari remaja hingga dewasa. Berdasarkan demografi pengguna Instagram terdiri dari 70% (usia 18-35 tahun) dan 20 % (> 35 tahun) dan 10% (< 18 tahun).

Jika dilihat dari segi gender, pengguna Instagram terdiri dari 60% wanita dan 40% laki-laki. Secara keseluruhan pengguna aktif 40%  berada di kawasan Jakarta dan 60% lainnya tersebar di berbagai penjuru Indonesia. Untuk menggunakan Instagram dibutuhkan sinyal kuat, tidak heran penggunanya banyak ditemuka di kawasan Jakarta dan kota besar lainnya.

2. Pahami Karakter Pengguna Instagram

Selanjutnya, pahami karakter setiap pengguna untuk bisa menentukan target yang tepat. Anda bisa melakukannya dengan kepo, sensitif dengan ketertarikan lebih terhadap suatu hal. Umumnya, pengguna Instagram menekan tombol like & followers-nya ketika menemukan suatu konten yang emosional, penuh inspirasi dan motivasi.

Hal tersebut menjadi salah satu inspirasi untuk bisa menemukan ide tepat dalam merangkul konsumen. Hampir semua pengguna Instagram nongkrom lama-lam untuk kepoin update-an teman, selebriti, hingga tokoh yang diidolakan.

3. Membuat Konten Instagram Akun Bisnis

Setelah mengetahui karakter masing-masing pengguna Instagram, Anda bisa membuat konten untuk bisnis yang dilakukan. Anda bisa membuatnya menjadi tiga bagian yang berbeda, mencakup tema sosialisasi, kepo dan emosional.

Melalui tema sosialisasi, Anda harus menyajikan konten yang menarik interaksi pengguna Instagram, baik melalui feed maupun story. Selanjutnya, tema kepo berisi konten yang menarik perhatian pengguna, dengan menyajikannya secara visualisasi penuh informastif, edukatif dan menginspirasi.

Tema lainnya yaitu emosional dengan menyajikan konten penggugah perasaan pengguna, seperti kenagan, minat, motivasi, story telling dan semacamnya. Secara umum, konten untuk akun bisnis banyak menyajikan konten edukatif dan visualisai.

4. Memahami Teknik Posting Jualan di Instagram

Penting untuk pelaku usaha memahami teknik posting berjualan melalui Instagram. Ketika Anda berhasil menyajikan konten menarik, selanjutnya mulailah berjualan dengan cara yang baik dan tepat. Pastikan setiap postingan tidak mengganggu kenyamanan pengguna Instagram.

Dalam hal ini, pelaku usaha harus pintar-pintar menyajikan konten posting feed yang menarik banyak perhatian. Hal ini akan berpengaruh pada algoritma Instagram. Jika posting feed kurang peminat, maka berpengaruh menurunkan rating akun bisnis Anda.

5. Penting Memahami Algoritma Instagram yang Terbaru

Sama halnya dengan Google, algoritma Instagram pun perlahan mengalami perubahan. Anda harus peka dan teliti untuk bisa memaham algoritma terbaru. Setiap konten baru yang diposting, akan muncul sekurangnya 10% dari total followers yang pernaah like atau pun comment. Hal ini berlaku untuk postingan personal maupun akun bisnis.

Melalui 1 like, comment, save dan juga direct share, persentasi untuk muncul pada followers lainnya pun akan meningkat. Setiap aktifitas followers baik like maupun comment sudah dianggap engagement.ketika engagement-nya meningkat, maka persentasenya pun akan meningkat.

Baca Juga : Manfaat Digital Marketing pada Bisnis

Kesimpulan

Untuk mengembangkan bisnis melalui Instagram, Anda harus mengenali market pengguna, demografi market mencakup usia, minat, gender dan sebagainya. Anda juga harus merancang konten yang edukatif, informatif serta penuh inspirasi. Selanjutnya, konten jualan diposting sebaik mungkin dengan memperhatikan kenyamanan pengguna. Raih engagement yang bagus dan banyak untuk meningkatkan persentase.

Anda bisa mendalami pemahaman penting menggunakan Instagram untuk bisnis secara tepat dengan konsul pada beberapa agen digital marketing, seperti halnya SEO Lab. Jika memang tidak memiliki waktu luang, Anda juga bisa menggunakan layanan digital marketing dari SEO Lab mencakup Instagram Ads.

Leave a Comment